Ketua Yayasan Sayap Ibu, Hj Ciptaningsih Utaryo, mengatakan Yayasan Sayap Ibu telah didirikan sejak tahun 1955 oleh Bung Tomo. Ciptaningsih Utaryo merupakan anak buah Bung Tomo. Sejak perang kemerdekaan dia bersama dengan Ibu Nasution dan Ibu Maryono telah bergerak melakukan kegiatan sosial untuk membantu penderita masalah sosial.  Bincang bincang dengan Prof Haryono Suyono  Ibu Ciptaningsih Utaryo Yang masih tetap eksis memimpin Yayasan Sayap Ibu  Prof Dr H Haryono Suyono Berbincang dengan Hj Ciptaningsih Utaryo pada Acara Gemari Show TVRI |
|
Read more...
|
|
Sekitar 500 – 600 sukarelawan sosial, petugas dan pejabat serta simpatisan pejuang pembangunan sosial dari seluruh tanah air berkumpul di Bandung pada tanggal 6-8 Oktober lalu Mengikuti Konperensi Nasional Kesejahteraan Sosial (KNKS) dan Musyawarah Nasional Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Konperensi itu bertujuan menyambut UU Kesejahteraan Sosial nomor 11 tahun 2009 dan memberi masukan untuk menggalakkan upaya pemberdayaan yang berpihak kepada anak bangsa yang masih tertinggal. |
|
Read more...
|
|
|
Berawal dari perkebunan kopi, cengkeh dan tanaman lainnya, H Haryanto mencoba memverifikasikan usahanya itu dengan tambahan penghasilan lain. Terobosan itu dilakukan dengan uji coba menanam crisant, bunga potong dalam green house. Tak puas dengan itu, Haryanto mencoba menanam paprika yang hasilnya bisa eksport ke manca Negara. Haryanto merupakan salah satu petani sukses yang berjuang bersama Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Nongkojajar, Malang, Jawa Timur. BETAPAPUN Nongkojajar dikenal dengan peternak sapi perahnya, tak mungkin kita lupakan begitu saja kondisi tanah Nongkojajar yang cocok untuk lahan pertanian dan perkebunan. Salah satu pemanfaat lahan potensial itu adalah Haryanto, pembina KPSP Setia Kawan Nongkojajar. |
|
Read more...
|
|
Semangat pengabdian Ibu Hj Astuty Hasinah Haryono sebagai seorang “ibu masyarakat” boleh jadi tak kalah dengan sosok wanita yang dikaguminya, mantan Ibu Negara almarhumah Ibu Tien Soeharto. Salah satu upayanya, rumah peristirahatan keluarga di Cinangka, Depok, Jawa Barat, ia sulap menjadi Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), sebagai bukti kecintaannya pada rakyat kecil.
Wanita yang mendampingi Prof Dr H Haryono Suyono, MA, PhD selama lebih empat dasa warsa, baik saat menjadi Menteri Negara Kependudukan, Menko Kesra dan Taskin hingga mendapat penghargaan dari Presiden RI Soeharto dan BJ Habibie, tampak rumah yang asri dengan aktivitas kesibukan penghuninya. Rumah yang berlokasi di Jalan Pengadegan Barat, Jakarta Selatan, ini menyembulkan keteduhan dan menciptakan suasana nyaman.
|
|
Read more...
|
|
Maestro Entrepreneur Bob Sadino: ‘Saya Tidak Punya Mimpi’
Siapa tak mengenal sosok yang satu ini? Dengan gaya yang sangat santai dan cenderung nyeleneh, akan tetapi banyak orang mengejarnya laksana selebritis hanya untuk mengetahui atau memperoleh jurus-jurus jitu seorang pengusaha besar dan sukses. Dialah, Bob Sadino, sang Maestro Entrepreneur.
|
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 5 of 10 |